6 Tips Menggunakan Sabuk Pengaman

Mengenakan sabuk pengaman dapat menyelamatkan jiwa.

Studi menunjukkan bahwa seseorang memiliki resiko 50% lebih besar menderita cedera serius atau kematian akibat kecelakaan jika tidak memakai sabuk pengaman.

Setiap tahun pabrikan otomotif meningkatkan persyaratan keselamatan untuk mobil baru. Diantara banyak teknologi baru, sabuk pengaman tetap menjadi sarana dasar untuk melindungi pengemudi dan penumpang.

Berikut adalah beberapa tips yang akan membuat Anda aman saat mengemudi.

1 – Penumpang

Pastikan penumpang mengenakan sabuk pengaman, termasuk penumpang yang duduk di kursi belakang.

Banyak mobil baru dilengkapi sensor yang akan memberikan peringatan jika sabuk pengaman tidak digunakan. Jangan jalankan mobil sampai semua penumpang telah mengenakan sabuk pengaman.

2 – Pakai sabuk pengaman dengan benar

Sabuk pengaman tidak akan melakukan fungsinya dengan baik jika tidak dipakai dengan benar. Sabuk harus ditempatkan di atas bahu.

Jika hal ini tidak nyaman, Anda dapat membeli bantalan sabuk bahu. Bantalan dapat melindungi leher dan bahu dari gesekan dengan sabuk.

Kencangkan pula sabuk pengaman. Sabuk yang terlalu longgar akan membuatnya tidak efektif melindungi saat terjadi kecelakaan.

3 – Ganti sabuk pengaman yang rusak

Sabuk pengaman pada kebanyakan mobil baru menggunakan bahan yang tahan lama. Meskipun demikian, sabuk pengaman tetap saja dapat rusak, seperti munculnya jumbai benang.

Sabuk pengaman yang mulai berjumbai patut diwaspdai. Kekuatan sabuk menahan sentakan tidak lagi sekuat aslinya.

Selain itu, periksa juga apakah sabuk masih dapat terkunci dengan baik. Jika terdapat mekanisme yang mulai rusak, segera ganti sabuk pengaman mobil Anda.

4 – Anak-anak

Pastikan anak-anak mengenakan sabuk pengaman dengan benar. Lebih aman untuk mendudukkan anak-anak di kursi belakang.

Anak-anak dibawah 8 tahun harus menggunakan kursi tambahan (children car seat) yang dirancang khusus untuk anak-anak.

Begitu pula bayi harus ditempatkan di kursi belakang dengan kursi khusus bayi.

5 – Satu sabuk untuk satu orang

Satu sabuk pengaman harus dikenakan hanya oleh satu orang. Menggunakan satu sabuk bersama-sama sering terjadi terutama pada penumpang di kursi belakang. Sabuk pengaman hanya dirancang untuk menahan beban satu orang saja.

6 – Mitos

Ada yang berpendapat wanita hamil tidak harus mengenakan sabuk pengaman. Kenyataannya, sabuk pengaman tetap efektif untuk wanita hamil dan jarang, jika pernah, menimbulkan komplikasi.

Begitu pula dengan airbag (kantung udara). Tidak aman untuk bergantung pada airbag saja. Kenyataannya, kantung udara malah dapat menyebabkan cedera ketika sabuk pengaman tidak digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.